Oleh: islamarket.net | 12 Desember 2008

Anak Indiqo


Tema yang menyita waktuku dalam seminggu ini adalah fenomena anak indigo.  Apakah indigo itu? pada kasus ini, indigo merupakan fenomena warna baru yang ditemukan pada aura manusia khususnya anak-anak.warna indigo adalah warna biru tua cenderung ke ungu. Anak-anak mulai ditemukan keberadaannya sejak awal tahun 70an hingga kini. Benarkah keadaan anak-anak ini merupakan tanda suatu evolusi manusia di millennium baru ini sedang berlangsung?

Setelah membaca 2 buku menarik ini, an indigo celebration dan how to raise an indigo child yang ditulis oleh Lee Carol dan Jan Tober, dan Barbara Condron membuat aku harus membuka mata tentang fenomena akhir-akhir ini. Anak-anak indigo adalah anak-anak yang dilengkapi dengan kecerdasan luar biasa dengan kekuatan intuisi. Kita dapat mengetahui keistimewaan mereka pada usia 0-7 tahun.

Banyak orang tua yang samar dengan karakteristik indigo atau ADHD-ADD. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui bagaimana cara mengatasi anak-anak ini dan hasilnya sangat crucial bagi kehidupan mereka. Lihatlah kasus penembakan di sekolah-sekolah, bunuh diri pada usia dini, dan masih banyak lagi kasus-kasus lainnya.

Satu hal terpenting dari anak indigo adalah ingin didengarkan dan dicintai secara tulus dan mutlak oleh sekitarnya. Mereka ingin diperlakukan setaraf dengan orang dewasa, tidak menyukai kebohongan, manipulasi dan aturan-aturan yang tidak sesuai dengan jiwa mereka yang murni. Mereka cenderung mengungkapkan cinta secara berlebihan dan memiliki pemahaman spiritual yang tinggi, sangat intuitif bahkan terkadang dapat membaca pikiran orang disekitarnya. Anak-anak ini dipercaya akan mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik jika kita sebagai parents n teachers dapat mengerti kehidupan mereka yang ajaib.

Dalam beberapa kasus aku di kelas mungkin menemukan fenomena ini diantara murid-muridku. Ada seorang anak yang tiap pagi harus minum Ritalin untuk mengurangi hiperaktifnya. anak yang sebenarnya cerdas dan butuh perhatian. Ada juga Jenny muridku kelas 2 yang mengomentari aku saat membersihkan gitar, “mending ngurus diri ibu dulu, bu.. ngapain gitar kayak gitu diurusin” sambil memelukku dari belakang. –ini adalah cerita lucu bagi teman-temanku. Tetapi saat itu aku menemukan kebahagiaan disaat aku mengalami masalah keluarga yang sangat berat. Kenapa Cuma Jenny yang mengerti? Dan hanya dengan sentuhannya seakan aku sembuh dari sesuatu.. Cuma kebetulan? Mungkin.. tapi aku saat itu aku merasakan energi yang positif dari anak itu yg membuatku lebih baik. Banyak sekali kasus-kasus yang aku temukan seperti contoh-contoh tersebut selama 10 tahun lebih aku mengajar. Tapi kini aku bisa menjadi guru yang lebih baik bagi mereka yang benar-benar indigo.


Suatu referensi yang harus diperhatikan para pendidik di jaman ini.

Dikutip dari:

http://satchnik.blogspot.com/2008/02/anak-anak-indigo.html


Tanggapan

  1. mas, ngikut sharing ya?

    http://learningrevolution.wordpress.com/2008/12/05/anak-indigo-indigo-children/

    salam kenal


Beri tanggapan

Your response:

Kategori